ASN Kemenag Pasuruan Tingkatkan Kapasitas Spiritual Jelang Ramadan

    ASN Kemenag Pasuruan Tingkatkan Kapasitas Spiritual Jelang Ramadan

    KEMENAG PASURUAN. Menyongsong bulan penuh berkah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan tak henti berupaya membekali para Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan pondasi spiritual dan keilmuan yang kokoh. Melalui program Kajian Ramadan yang diselenggarakan rutin setiap Kamis di Aula Al Ikhlas, para abdi negara ini didorong untuk terus mengasah diri demi memberikan pelayanan keagamaan yang prima kepada masyarakat.

    Dalam gelaran kajian pada Kamis (19/02/2026), suasana khidmat terasa kental saat KH. Muhibul Aman Ali, Rais Syuriah PBNU, hadir sebagai pemateri utama. Beliau tak henti mengingatkan pentingnya semangat long-life learning, sebuah komitmen untuk terus belajar tanpa mengenal kata usai, terutama bagi mereka yang mengemban tugas mulia di sektor keagamaan.

    Kyai Muhib menyoroti betapa banyak persoalan fiqih puasa yang kerap dianggap remeh, padahal berpotensi besar membatalkan ibadah. Pengalaman pribadi beliau dalam berinteraksi dengan masyarakat menunjukkan adanya celah pemahaman yang perlu segera diisi.

    "Banyak hal-hal kecil yang tanpa kita sadari membatalkan ibadah. ASN Kemenag harus teliti dan tidak boleh berhenti belajar. Masih banyak detail hukum puasa yang belum dipahami secara utuh oleh masyarakat luas, " ujar KH. Muhibul Aman, Jumat (19/02/2026).

    Sebagai garda terdepan dalam penyampaian informasi keagamaan, pemahaman mendalam para ASN Kemenag menjadi kunci utama. Kredibilitas dan keakuratan edukasi yang diberikan kepada publik sangat bergantung pada kedalaman ilmu yang dimiliki oleh setiap individu.

    Plt. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan menyambut hangat antusiasme para pegawai yang hadir. Beliau melihat Kajian Ramadan ini sebagai momentum berharga untuk mengisi kembali energi ilmu dan mental.

    "Kami ingin memastikan bahwa setiap ASN Kemenag tidak hanya melayani secara administratif, tapi juga memiliki kapasitas keilmuan yang cukup. Dengan bekal yang matang, kualitas pelayanan kita kepada masyarakat tentu akan jauh lebih baik dan kredibel, " ungkapnya.

    kemenag pasuruan kajian ramadan asn kemenag fiqih puasa pelayanan publik spiritual
    Muhammad haris

    Muhammad haris

    Artikel Sebelumnya

    RSUD Grati Luncurkan Smart Operating

    Berita terkait