Kejari Pasuruan Serukan Anti Korupsi Lewat Bunga dan Stiker di Harkordia

    Kejari Pasuruan Serukan Anti Korupsi Lewat Bunga dan Stiker di Harkordia

    PASURUAN - bergaung dengan semangat antikorupsi. Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia, Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pasuruan memilih cara yang berbeda dan menyentuh hati untuk menggaungkan pesan moral ini. Aksi damai yang tak hanya sekadar formalitas, melainkan sebuah sentuhan personal, dilakukan dengan membagikan bunga dan stiker kepada setiap pengendara yang melintas.

    Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (PLH) Kajari Kabupaten Pasuruan, Normadi Elfajr, ini bertempat di Alun-alun Bangil pada Selasa, 9 Desember 2025. Bukan hanya pengendara motor atau mobil yang menjadi sasaran, masyarakat sekitar pun turut merasakan kehangatan aksi ini. Sebanyak 200 stiker bertema antikorupsi dan 100 tangkai bunga mawar, lengkap dengan kudapan ringan, dibagikan sebagai simbol ajakan untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran dan integritas dalam kehidupan sehari-hari.

    "Kita mengajak masyarakat untuk stop korupsi dari hal-hal yang kecil, sehingga masyarakat dapat memahami dan mempraktikkan nilai nilai korupsi dalam kehidupan sehari-hari, " tegas Normadi Elfajr, ST, SH, MH, PLH Kepala Kajari Kabupaten Pasuruan. Ia menambahkan bahwa aksi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa 9 Desember adalah Hari Anti Korupsi Sedunia.

    "Supaya tahu bahwa hari ini tepat tanggal 9 desember, kita semua memperingati Hari Anti Korupsi se-Dunia. Kita bagikan stiker, bunga mawar dan stiker, " ungkapnya, menunjukkan betapa pentingnya momen ini untuk diingat dan dijalankan.

    Lebih jauh, Kajari juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang bijak. Pemanfaatan yang semata-mata untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan golongan, menjadi kunci utama pencegahan korupsi. Penguatan integritas dan transparansi dalam pengelolaan potensi daerah, menurutnya, adalah fondasi penting untuk mewujudkan Pasuruan yang lebih baik.

    "Pemanfaatan sumber daya alam haruslah bijak untuk kepentingan rakyat bukan untuk pribadi sebagai bentuk integritas dalam pengelolaan potensi daerah dengan baik, " ujarnya, menekankan prinsip dasar yang harus dipegang teguh.

    Harapan besar disematkan pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun ini. Diharapkan aksi ini dapat menginspirasi seluruh masyarakat Pasuruan untuk terus meningkatkan kedisiplinan dan kepedulian, baik dalam lingkungan birokrasi maupun sosial. Ajakan untuk berperan aktif dalam gerakan antikorupsi digaungkan demi Pasuruan yang lebih sejahtera dan bebas dari cengkeraman korupsi.

    anti korupsi pasuruan kejaksaan peringatan sosialisasi integritas
    Muhammad haris

    Muhammad haris

    Artikel Sebelumnya

    KOPLING Polsek Prigen: Ngopi Bareng Warga,...

    Artikel Berikutnya

    Kepala Desa Ambal-Ambil Jalani Sidang Tipikor...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Wamenhan RI Tinjau Kesiapan Pembangunan Infrastruktur Strategis TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin
    KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji,  Aizzudin Abdurrahman Diperiksa
    Momen Haru, Dankodaeral X Makan Satu Piring Berdua Dengan Siswa TK Hangtuah Jayapura
    TNI Raih Predikat A (Pelayanan Prima) pada Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025
    Dua Pengusaha Djunaidi Nur dan Aditya Simaputra Divonis Penjara Kasus Korupsi Suap Hutan Inhutani V

    Ikuti Kami