Puskesmas Pasuruan 24 Jam: Layanan Kesehatan Dekat Anda, Kapan Saja

    Puskesmas Pasuruan 24 Jam: Layanan Kesehatan Dekat Anda, Kapan Saja

    PASURUAN. Sebuah gebrakan signifikan dalam pelayanan kesehatan hadir di awal tahun 2026 bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan. Pemerintah Kabupaten Pasuruan, di bawah kepemimpinan Bupati Rusdi Sutejo dan Wakil Bupati Shobih Asrori, meluncurkan inovasi yang akan mengubah cara masyarakat mengakses layanan kesehatan.

    Kini, 33 Puskesmas yang tersebar di seluruh penjuru Kabupaten Pasuruan akan beroperasi penuh selama 24 jam. Inisiatif ini dirancang untuk memastikan warga tidak perlu lagi khawatir ketika membutuhkan pertolongan medis, baik di siang maupun malam hari, tanpa terkendala waktu dan lokasi.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr. Ani Latifah, menegaskan kesiapan penuh layanan ini. Ia menyatakan bahwa segala aspek, mulai dari sarana prasarana, ketersediaan tenaga kesehatan yang handal, hingga unit ambulans, telah siap siaga 100 persen untuk melayani masyarakat.

    "Sesuai arahan dan instruksi Bapak Bupati, terhitung mulai 1 Januari, pelayanan 33 Puskesmas siap 24 jam. Sarpras, tenaga dan ambulance sudah siap, " jelasnya, Minggu (04/01/2026), saat dikonfirmasi melalui telepon.

    Dr. Ani Latifah merinci bahwa layanan 24 jam yang dimaksud mencakup Unit Gawat Darurat (UGD). Dengan ketersediaan dokter, perawat, dan ambulans yang siaga, masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis di malam hari kini dapat langsung mendatangi Puskesmas terdekat.

    "Artinya, masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis malam hari akan dilayani di Puskesmas tanpa harus bingung dan jauh-jauh ke rumah sakit, " paparnya.

    Beliau menambahkan, jika kondisi pasien memerlukan penanganan lebih lanjut yang tidak dapat dilakukan di Puskesmas karena keterbatasan alat medis, tim Puskesmas akan segera merujuk pasien ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil atau Grati.

    "Sopir ambulans juga stand by 24 jam, jadi kalau ada hal yang darurat bisa segera membawa pasien ke rumah sakit, " tambah Ani Latifah.

    Untuk saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan akan mengoptimalkan sumber daya tenaga kesehatan yang ada sembari menunggu proses rekrutmen tenaga baru yang akan semakin memperkuat kapasitas layanan ini.

    kesehatan pasuruan puskesmas layanan publik ugd darurat medis
    Muhammad haris

    Muhammad haris

    Artikel Sebelumnya

    PMII Pasuruan Desak DPRD Revisi KUHAP Baru,...

    Artikel Berikutnya

    Pamit Kenal Kapolsek Rembang|| Camat Rembang...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Wamenhan RI Tinjau Kesiapan Pembangunan Infrastruktur Strategis TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin
    KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji,  Aizzudin Abdurrahman Diperiksa
    Momen Haru, Dankodaeral X Makan Satu Piring Berdua Dengan Siswa TK Hangtuah Jayapura
    TNI Raih Predikat A (Pelayanan Prima) pada Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025
    Dua Pengusaha Djunaidi Nur dan Aditya Simaputra Divonis Penjara Kasus Korupsi Suap Hutan Inhutani V

    Ikuti Kami